makalah produk plan

Kripik Singkong Aneka Rasa

  1. 1.      Deskripsi Produk Kripik Singkong Aneka Rasa

Industri pengolahan singkong yang sudah berkembang di beberapa wilayah di Kabupaten Karanganyar adalah industri kripik singkong. Pada umumnya industri kripik singkong dikelola sebagai industri rumah tangga. Sampai saat ini belum tersedia data yang pasti tentang perkembangan jumlah dan produksi industri kripik singkong di kabupaten Karanganyar.

Usaha pembuatan kripik singkong berdiri atas inisiatif sendiri dan dikelola oleh kelompok dengan jumlah anggota sebanyak 8 orang. Dalam proses produksinya, anggota kelompok tersebut juga berperan sebagai tenaga kerja. Sejak mulai berproduksi, industri kripik singkong tersebut sudah pernah memperoleh pembinaan dari instansi terkait. Fasilitas alat pengolah yang digunakan masih sederhana, kecuali alat  perajang singkong yang dioperasikan dengan energi listrik.

Sumber pengadaan bahan baku singkong diperoleh dari pasar terdekat di luar kecamatan. Bahan baku singkong dibeli dari pedagang pengumpul yang berfungsi sebagai pemasok tetap (langganan).

Dilihat dari kontinuitas bahan baku, ketersediaan singkong fluktuatif sesuai dengan musimnya. Ada waktu-waktu tertentu dimana produksi singkong berlimpah dan ada saat dimana produksi singkong kurang. Pada musim hujan yaitu antara bulan November sampai Maret, ketersediaan singkong di pasar cukup banyak. Dengan mulai turunnya hujan pada bulan November, petani mulai melakukan panen singkong dan mempersiapkan lahannya untuk komoditas utama di musim hujan. Kondisi ini berlangsung sampai dengan bulan Maret. Sementara itu pada bulan April dan Mei, produksi singkong mulai berkurang. Pada bulan Juni sampai Oktober, ketersediaan singkong relatif sedikit.

Dalam ekonomi berlaku hukum dimana pada saat suplai tinggi maka harga yang berlaku akan rendah, dan sebaliknya. Hukum ekonomi ini berlaku juga untuk komoditi singkong, pada bulan-bulan produksi singkong berlimpah akan menyebabkan harga singkong turun sampai mencapai Rp 10.000/karung. Harga Singkong tertinggi yaitu Rp 25.000/karung terjadi pada bulan Juni – Oktober. Dengan demikian harga singkong dapat digunakan sebagai indikator ketersediaan singkong di pasaran. Dengan banyaknya referensi yang kami dapatkan dalam pengolahan kripik singkong dan ditambah adanya penyuplai bahan baku yang handal maka kami akan mencoba membuat produk kripik singkong yang sederhana tersebut menjadi lebih menarik, mungkin dengan memberikan suatu rasa yang berbeda-beda. Dengan begitu kami akan berencana membuat kkripi singkong dengan aneka rasa.

  1. 2.      Ciri-ciri produk

Untuk memperoleh karakteristik produk yang berbeda dengan produk lain adalah hal yang sangat sulit sebelum konsumen benar-benar mengenal produk tersebut, begitu pula ciri-ciri produk itu sendiri. Karena kalau dilihat sekilas kripik  singkong ini sama saja dengan kripik yang banyak beredar di toko-toko atau warung. Tapi kami telah mencoba untuk mencari cara agar produk yang diproduksi memiliki perbedaan dengan produk yang lainnya. Misalnya dengan mencantumkan nama  pada kemasan tersebut dengan begitu konsumen akan dapat mengenali produk tersebut walaupun produk tersebut berbeda ukuran atau rasa. Selain nama kami juga memberikan gambar atau logo yang mudah diingat oleh konsumen dengan tujuan lain lebih tampak menarik.

Proses pembuatan produk:

  1. Adapun sebelum pembuatan produk, harus mempersiapkan peralatan sebagai berikut:
    1. Perajang singkong
    2. Bak
    3. Tenggok
    4. Wajan
    5. Saringan minyak
    6. Plastik kemasan
    7. Pisau dll
    8. Adapun tahapan-tahapan dalam proses pembuatan kripik aneka rasa,

Dalam pembuatan melalui beberapa tahapan adapun tahapan sbb:

  1. Kupas singkong menggunakan pisau.
  2. Rendam singkong beberapa menit dengan tujuan untuk menghilangkan racun yang ada.
  3. Tiriskan beberapa saat kemudian potong tipis-tipis, diamkan beberapa menit sampai keliatan kering.
  4. Goreng irisan singkong tersebut
  5. Tiriskan dan taburkan bubuk rasa sesuai keinginan
  6. Tahap terakhir adalah pengemasan.
    1. Adapun produk yang dihasilkan adalah
    2. Deskripsi produk
  • Jenis dan rasa kripik : untuk jenis dan rasa terdapat banyak varian, baik dari ukuran yang paling kecil dengan berat 50 gram dengan bandrol harga  Rp 1000,00 sampai dengan 1kg dengan bandrol Rp 25.000,00.Untuk rasa terdapat banyak pilihan antara lain: rasa manis, asin, pedas, jagung bakar, keju, balado, dll
  • Daya tahan produk : produk ini baik bisa tahan minimal 1 tahun tergantung penyimpanan.
  • Kualitas produk baik dikarenakan bahan baku yang digunakan adalah singkong pilihan yang memiliki kualitas terbaik.

 

  1. 3.      Pendekatan Sistem Pemasaran

Dalam konsep ini kami akan menggunakan pendekatan serba barang atau disebut juga dengan industrial organisasi approach dengan menggunakan pendekatan seperti ini kami mencoba untuk memikirkan bagaiman produk kami bisa berpindah ke konsumen, dengan kata lain kami juga memikirkan bagaimana pemasaran yang kami lakukan. Karena tipe konsumen yang kami hadapi adalah memiliki banyak kemungkinan, jadi kami juga telah berusaha mempersiapkan produk yang beraneka macam.

 

  1. 4.      Konsep marketing  

Lembaga yang terlibat dalam pemasaran kripik singkong adalah agen penyalur dalam hal ini dilakukan oleh tukang ojek dan kios pengecer. Tukang ojek sebagai penyalur masing-masing mempunyai wilayah pemasaran dan pengecer langganan. Kegiatan ini merupakan pekerjaan sampingan tukang ojek dan memberikan pendapatan tambahan.

Produsen

kripik singkong

Penyalur /

tukang ojek

Pengecer

Konsumen

 Rantai pemasaran kripik singkong dari produsen ke konsumen relatif pendek (Gambar 1). Dari gambar ini ditunjukkan bahwa produsen menjual kripik kepada kios melalui penyalur, dan selanjutnya kios menjual kripik kepada konsumen.

  1. 5.      Segmentasi Pasar

Sebelum melakukan pengelompokan pasar, terlebih dahulu kami melakukan penelitian tentang sifat dari konsumen tersebut. Dari penelitian kami dan dengan pertimbangan produk maka segmetasi yang digunakan adalah segmentasi demografi alasan nya  demografi pasar dapat dibedakan yaitu sebagai berikut: umur, besar kecil keluarga, pendapatan, pekerjaan, bahkan klas sosial.

 

1)      Contoh konsumen berdasarkan umur:

  • Anak-anak biasanya lebih banyak menginginkan rasa manis dan jagung bakar
  • Remaja lebih menginginkan rasa pedas, keju, balado dll
  • Dewasa lebih menginginkan rasa yang lebih simple antara lain manis dan asin

2)      Contoh konsumen berdasarkan tempat:

  • Untuk pemilihan tempat kami lebih mengutamakan daerah perkotaan dan daerah yang merupakan pusat keramaian dan juga tempat yang mudah dijangkau.

3)      Contoh konsumen berdasarkan besar kecil keluarga:

  • Untuk keluarga yang kecil maka untuk pembelian produk kebanyakan akan memilih yang ukuran yang lebih kecil, dengan alasan menghemat pengeluaran begitu juga sebaliknya.

4)      Contoh konsumen berdasarkan pendapatan:

  • Untuk keluarga yang berpendapatan kecil maka untuk pembelian produk kebanyakan akan memilih yang ukuran yang lebih kecil, dengan alasan menghemat pengeluaran begitu juga sebaliknya

 

 

 

 

 

  1. 6.      Kegiatan pemasaran

Promosi merupakan bagian dari proses pemasaran. Promosi sangat mempengaruhi kelancaran dan keberhasilan suatu usaha. Kami juga telah melakukan banyak seklai kegiatan promosi untuk memperkenalkan produk kami misalnya dengan personal selling yaitu kami mendatangi tempat perkumpulan baik itu tempat arisan, acara ulang tahun, dll

Kemudian juga melakukan periklanan melalui media masa, baik media elektronik maupun media cetak. Bahkan kami juga melayani pembelian secacra online, dengan pengiriman barang menggunakan jasa kurir TIKI dan JNE. Dengan begitu mengurangi tingkat kesalahan yang ada

 

  1. 7.      Pemilihan pasar

Dalam pemilihan pasar produk di salurkan kepada Konsumen dengan melalui distributor, dan beberapa gerai/outlet yang tersedia di kota Solo contoh nya seperti Pasar Gede untuk di derah Karanganyar kami juga mempromosikan lewat pasar-pasar yang ada di Karanganyar misalnya pasar Jungke,dll. Selain melalui outlet juga menjual produk lansung kepada konsumen dengan cara langsung terjun ke pasar  contoh nya membuka kios di tem[pat produksi untuk melayani konsumen dengan pembelian partai kecil. Selain dengan cara itu sehubungan dengan perkembangan dunia bisnis yang berorientasi dengan e-comercee juga menjual produk secara online dimana pengiriman barang melalui jasa kurir seperti TIKI DAN JNE.

 

  1. 8.      Analisis kendala usaha

Setiap perbuatan tentu melahirkan resiko. Demikian pula produk kami akan mendatangkan berbagai resiko sebagai berikut

  • Produk kurang menarik

Manusia memiliki selera yang berbeda satu sama lain. Demikian pula dengan rasa yang monoton.

  • Pengadaan bahan baku

Untuk pengadaan bahan baku kami mengalami sedikit kesulitan dikarenakan dimusim kemarau petani tidak memungkinkan menanam singkong, dan untuk penanaman singkong hanyalah tanaman sampingan saja.

  • Modal usaha

Usaha ini memang tidak memerlukan modal yang terlalu besar. Tetapi juga tidak bisa dibilang memerlukan modal yang relatif kecil. Sebagai usaha membangun suatu kualitas, modal awal demi terwujudnya suatu produksi yang maksimal sangat dapat mendukung keberlangsungan usaha

  • Cuaca tidak menentu

Untuk cuaca sangat mempengaruhi rasa terhadap kripik tersebut, jika di musim penghujan, kripik cepat mlempem.

 

 

.

  1. 9.      Antisipasi terhadap resiko-tersebut:
  • Produk kurang menarik

Setiap orang pasti memiliki persepsi terhadap apa yang mereka lihat. Cara kami mengantisipasi kurangnya minat konsumen ini adalah dengan melakukan promosi secara mendalam dan menyeluruh. Jadi bukan hanya kami bertujuan untuk mendapatkan keuntunga.

  • Pengadaan bahan baku

Kami melakukan antisipasi dengan membuat stock singkong di musim singkong melimpah

  • Modal usaha

Modal usaha adalah hal terpenting dalam melakukan suatu biesnis. Untuk memenuhi modal usaha kami memilih untuk melakukan peminjaman kepada bank yang memiliki bunga peminjaman terkecil.

  • Cuaca yang tidak menentu

Untuk mengantisipasi ini, kami membuat ruangan yang ada pengatur suhunya. Mungkin bisa dikatakan semacam oven yang cukup besar. Jadi suhu tetap stabil dan kualitas produk tetap terjamin.

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s